Ditengah ramai hiruk pikuknya manusia....
Mereka bercanda,, tertawa...
Senda gurau, tiada beban terasa...
Berkeliling dan bercakap,,,,
Mataku tak henti menyaksikan..
Telingaku tak pelak harus mendengarkan..
Meski semua begitu samar..
Tiada tertangkap oleh Nalar,,,,
Sungguh terasa gaduh,,riuh..
Tapi semua tiada dapat mengusir sepiku..
Aku hanya tertegun sendiri,, tertancap di sebuah bangku..
Begitulah adaku,,
Ketika aku berusaha membaur dalam suasana kota asingku..
Begitulah rasaku,,
Saat aku berada jauh dari kampung halamanku..
Yang dapat kulakukan hanya menunggu,,
Saat bagiku mendapat celah tuk melebur rasa sepi dadaku,
dalam alunan merdu kota baru asingku...
Nyanyian rindu Surabayaku, dari sebuah kota yang bernama.....
Pekanbaru. . . . . . . . .
Mereka bercanda,, tertawa...
Senda gurau, tiada beban terasa...
Berkeliling dan bercakap,,,,
Mataku tak henti menyaksikan..
Telingaku tak pelak harus mendengarkan..
Meski semua begitu samar..
Tiada tertangkap oleh Nalar,,,,
Sungguh terasa gaduh,,riuh..
Tapi semua tiada dapat mengusir sepiku..
Aku hanya tertegun sendiri,, tertancap di sebuah bangku..
Begitulah adaku,,
Ketika aku berusaha membaur dalam suasana kota asingku..
Begitulah rasaku,,
Saat aku berada jauh dari kampung halamanku..
Yang dapat kulakukan hanya menunggu,,
Saat bagiku mendapat celah tuk melebur rasa sepi dadaku,
dalam alunan merdu kota baru asingku...
Nyanyian rindu Surabayaku, dari sebuah kota yang bernama.....
Pekanbaru. . . . . . . . .
